Author Archives: Khusnul Aini

Keutamaan Ilmu

Bismillahirrahmanirrahim.

Katakanlah :Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? (Azzumar:9).

Selamanya tidak akan pernah sama orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu karna tanpa ilmu kita tidak akan tahu Bagaimana tata cara shalat,? apa makna dan kandungan didalamnya,? tidak bisa memahami hakekat syahadat.?

Hukum asal mempelajari ilmu sendiri adalah fardlu ain atau wajib karena sebagai panduan hidup yang meliputi ibadah, aqidah, akhlaq. namun demikian ada juga ilmu yang haram untuk dipelajari, seperti halnya ilmu sihir, atau ilmu-ilmu yang merusak aqidah.

diantara keutamaan ilmu adalah:

Ilmu bukanlah sekedar kepandaian dalam memperoleh sesuatu namun juga merupakan jalan yang bisa mendekatkan diri kita kepada Allah dan Rasulnya, Dan menjadikan kita orang yang benar-benar merasa takut akan azab Allah(Orang muttaqin) entah itu dalam ilmu gama ataupun ilmu umum. Allah berfirman dalam surat Fathir:28.

“Sessungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hambaNya, hanyalah ulama'(orang-oramg berlimu)”.

Ibn al-Qayyim al-Jauziyah rahimahullah,  menyampaikan bahwa ilmu adalah kehidupan dan cahaya, sedangkan kebodohan adalah kematian dan kegelapan. Semua kejahatan dan keburukan penyebabnya ialah tidak adanya kehidupan dan cahaya.

Dan Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat (almujadalah:11)

“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menggapai ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Abu Daud, At Timridzi, Ibn Hibban, dan Al Baihaqi, dari sahabat Abu Darda ra)

Semoga Allah senantiasa melimpahkan cahaya ilmu kepada kita semua.

^ Faiqkun^

TAUHID ) DIALAH ALLAH SWT PEMILIK SEGALANYA

( TAUHID ) DIALAH ALLAH SWT PEMILIK SEGALANYA – Berapa banyak manusia yang berhasil membukukan laba? Lebih dari 1400 tahun yang lalu, Sang Pemilik Modal Yang Maha Kaya—sekaligus Sang Hakim Maha Adil—itu telah menyebarkan bocoran informasi bahwa hampir semua “mitra bisnisnya” gagal membukukan laba. Hasil auditing terhadap terhadap neraca keuangannya menunjukkan hasil bahwa bisnis mereka membukukan kerugian. Tapi ada juga yang membukukan keuntungan dalam berbisnis dengan Allah. Siapa mereka? Simak saja bocoran di bawah ini:

وَالْعَصْرِ
إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian (gagal membukukan laba dalam bertransaksi dengan Allah), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (QS Al-‘Ashr [103]: 1-3).

Kita sadari, Allah jauh lebih berkuasa daripada raja ataupun musuh tentara itu. Allah tidak hanya dapat mematikan sepasukan tentara manusia, tetapi Dia dapat mematikan semua tentara yang ada di muka bumi secara serentak. Semua itu mudah bagi Allah. Karena itu seharusnya perintah Allah lebih dipatuhi daripada perintah siapapun yang ada di bumi ini. Menariknya, meskipun kekuasaannya begitu mutlak, meski kita semua adalah ciptaan-Nya dan budak-Nya, namun karena Allah memiliki sifat asy-Syakur (Maha Balas Jasa) dan al-Haliim (Maha Penyantun), Dia tidak memerintahkan sesuatu kecuali Dia akan memberikan balas jasa kepada hamba yang Dia perintahkan. Perintah-Nya tidak gratis, tapi ada bayaran-Nya.

وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ۖ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ

“Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah, kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan).” (QS Al-Baqarah [2]: 281)

Yang lebih menarik lagi, bayaran yang Allah tawarkan bukan dalam kerangka kesepakatan kerja majikan-buruh, karena biasanya buruh digaji lebih kecil daripada jerih payahnya. Yang Allah tawarkan dalam al-Qur`an adalah kerangka kesepakatan bisnis, berupa pinjam-meminjam dengan bunga pinjaman yang berlipat ganda serta jual-beli dengan nilai tukar yang sangat tidak sebanding; ibarat meminjam seekor nyamuk lalu mengembalikan dalam bentuk seekor kuda atau membeli seekor lalat dengan bayaran seekor unta.

Berikut ini transaksi pinjam meminjam yang Allah tawarkan:

إِن تُقْرِضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعِفْهُ لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ شَكُورٌ حَلِيمٌ

“Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipatgandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun.“ (QS: At-Taghabun [64]:17).

Adapun transaksi kedua yang Allah tawarkan adalah transaksi jual-beli atau perdagangan:

إِنَّ اللّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْداً عَلَيْهِ حَقّاً فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللّهِ فَاسْتَبْشِرُواْ بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.” (QS At-Taubah [9]: 111)

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرّاً وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَّن تَبُورَ

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (QS Faathir [35]: 29)

Sumber, Yusuf Mansur Network

Kalimat Syahadat

Dengan mengucapkan dua kalimat syahadat seseorang berarti telah kaluar dari kejahiliahan menuju kepada kebenaran, dimana semua amalan kita dilandaskan kepada Allah semata,Shalat kita karena Allah, kita bersedekahpun karenaNya, alangkah nistanya andai kita belum memahami syahadat, sedekah yang kita keluarkan sia-sia karena tidak ada tujuan.

tujuan kalimat syahadat bukan hanya dilisankan, syahadat merupakan janji pengakuan kita terhadap Allah dan rasulnya, sehingga menimbulkan kecintaan, keihlasan kita dalam mengakui Allah sebagai tuhan, muhammad sebagai rasul, dan islam sebagai agama, maka timbullah dalam diri kita kepatuhan terhadap segala perintahNya dan menjauh kan diri dari apa-apa yang dilarangNya, dan mencontoh pribadi rasul dalam diri kita, dan Al-quran sebagi cahaya jalan hidup kita

Syahadat merupakan satu satunya kunci menuju surga, karena dengannya berarti orang sudah mengislamkan dirinya, dan dengannya pula manusia akan memulai tahapan shalat , puasa , haji.Dll

dan untuk menjaga kemurnian tauhid/syahadat seperti yang dicontohkan oleh rasulullah hendaknya kita neghindari dari sikap:

1. ragu-ragu dari apapun yang didatangkan/ diajarkan oleh Rasulullah. seperti puasa, shalat, haji, bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah.

2. Hati kita membenci terhadap agama yang dibawa oleh Rasul.

Sampai kita benar- benar merasakan titik puncaknya iman, yang mana akan membawa kita nenuju tujuan yang kita cari selama ini ( SURGA)

 

If You Don’t Live For Allah U’ll Die for Nothing

Dalam kehidupan, kita tidak akan bisa lari dari perubahan, setiap saat pasti mengalami perubahan. jangan sampai kita lengah dari perubahan yangkita alami, karena hanya kita lah yang bisa mengontrol diri ( Faalhamaha fujuraha wa Taqwaha….), bawalah setiap perubahan diri kita kearah yang positif, jangan pernah malu untuk berubah menjadi lebih baik karena memang pada dasarnya setiap manusia pernah melakukan kesalahan.Bersyukurlah karena Allah masih memberi kesempatan kepada kita untuk menjadi hambanya yang terbaik, Ingatlah kehidupan didunia ini hanyalah sementara jangan sampai kita merugi diduni dan diakhirat.

Qad aflaha man zakkaha waqad khaba man dassaha,

Beruntunglah orang-orang yang senantiasa membersihkan hatinya untuk menuju perubahan yang lebih baik.^-^

Toko Halal Jepang

Wahai sekalian manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi makanan yang halal lagi baik…” (Surah al-Baqarah, 2: 168)

Daftar toko-toko online halal dijepang :

1.Baticrom

2.Malaysia Halal corporation.co.ltd

3. Pasar IPTIJ

4.Okubo

5Toko Online Aniza-Ichiba

6.Padma Halal Food

Semoga bermanfaat, kalo ada info lain boleh dimasukkan,^^